Rakor Bankeu Untuk Sinergitas Program Proritas

Rakor Bankeu Untuk Sinergitas Program Proritas

BAPPEDA KLATEN – Dalam rangka pelaksanaan bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa kepada kabupaten/kota, Bappeda Jateng menggelar rapat koordinasi Bankeu. Rakor ini difokuskan pada penyelarasan program prioritas provinsi dengan kabupaten/kota supaya dapat bersinergi secara nasional.

Rapat kordinasi perencanaan bankeu Kamis (20/2) di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Tiga narasumber dalam rakor perencanaan bankeu Tahun 2020 yakni Nanang Dwi Saputro, S.E. selaku Kasubid Kesejahteraan sosial, Drs.Indiarto Edi C, M.Pd. selaku Kasubid Pendidikan Mental dan Spiritual, dan Noor Diana, S.H. selaku Kasubid Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Nanang memberikan materi terkait rencana penanggulangan bantuan keuangan untuk penanggulangan masalah gizi (PMG). Hal ini untuk mendukung aksi konvergensi pencegahan stunting, capaian prevalensi stunting dibawah 20% pada tahun 2023.

“Rincian anggaran sudah ada tinggal di terapkan sesuai sasaran” ujarnya sembari menyampaikan deteksi dini anemia untuk remaja putri khusunyanya yang di lakukan oleh jajaran nakes dkk.

Sementara itu Indiarto menyampaikan terkait dengan bankeu pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Devlopment Goals (TPB/SDGs). Kabupaten/kota bersama pemprov menyusun RAD/ RAD Kabupaten/Kota masing-masing dengan indikator matriks program kerja dan kegiatan yang di laksanakan pemkab atau non pemerintahan, memetakan indikator SDGs maupun hal lainnya.

Sementara itu Noor Diana memberikan materi tentang evaluasi bankeu kegiatan TKPK Kabupaten/Kota Tahun 2019 dan persiapan pelaksanaan kegiatan TKPK Kabupaten/kota. Perlunya meningkatkan kinerja Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Daerah masing-masing dan TKPK Daerah harus segera bergerak untuk pencapaian percepatan mengentas Kemiskinan Kabupaten/kota masing-masing. “TKPK Provinsi siap memfasilitasi terkait mengentas kemiskinan, perlu formula/ tools untuk mengentas kemiskinan karena tidak ada strategi yang sama untuk mengatasi kemiskinan, masing-masing Kabupaten/Kota berbeda,” kata dia.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0